kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   19.000   0,67%
  • USD/IDR 17.099   75,00   0,44%
  • IDX 6.971   -18,40   -0,26%
  • KOMPAS100 958   -7,36   -0,76%
  • LQ45 702   -6,10   -0,86%
  • ISSI 250   -0,25   -0,10%
  • IDX30 382   -5,99   -1,54%
  • IDXHIDIV20 472   -9,70   -2,02%
  • IDX80 108   -0,78   -0,72%
  • IDXV30 130   -2,34   -1,76%
  • IDXQ30 124   -2,23   -1,77%
IPTEK /

Inilah Penjelasan Tentang Debris dan Mengapa Bisa Sampai ke Bumi


Selasa, 07 April 2026 / 15:40 WIB
Inilah Penjelasan Tentang Debris dan Mengapa Bisa Sampai ke Bumi
ILUSTRASI. Inilah Penjelasan Tentang Debris dan Mengapa Bisa Sampai ke Bumi

Sumber: European Space Agency,Wikipedia | Editor: Arif Budianto

KONTAN.CO.ID - Apa itu debris dan mengapa bisa sampai ke permukaan Bumi?

Penampakan cahaya di atas langit yang bergerak serta memiliki ekor tidak selamanya meteor.

Ada kalanya sesuatu yang bersinar di atas langit itu adalah debris, atau lebih tepatnya space debris.

Baca Juga: 2 Jet Tempur AS Jatuh di Iran, Inilah Penjelasan Singkat Tentang Pesawat Tersebut

Melansir laman The European Space Agency (ESA), space debris didefinisikan sebagai puing-puing antariksa, yaitu semua objek buatan manusia yang tidak berfungsi, termasuk serpihan dan elemen-elemennya, yang berada di orbit Bumi atau memasuki atmosfer planet kita. 

Puing-puing antariksa buatan manusia itu mendominasi lingkungan meteoroid alami, kecuali yang berukuran sekitar milimeter.

Berdasarkan laman Wikipedia, sampah luar angkasa ini terdiri atas satelit yang tidak berfungsi lagi hingga fragmentasi ledakan, debu, atau partikel kecil lainnya.

Sampah-sampah yang berada di luar angkasa ini bergerak dengan kecepatan dari 20.000 mil per jam, dan bisa bertahan lama melaju di luar angkasa.

Debris itu juga bisa jatuh akibat daya tarik gravitasi Bumi, dan terbakar oleh atmosfer.

Baca Juga: Kapan Pink Moon April 2026 Bisa Diamati di Indonesia? Ketahui Waktu Kemunculannya

Apakah debris atau sampah luar angkasa ini berbahaya?

Melansir laman Aerospace, risiko keseluruhan bagi individu akibat masuknya kembali puing-puing antariksa ke atmosfer Bumi sangat kecil dibandingkan dengan bahaya lain yang dihadapi setiap hari.

Diperkirakan kurang dari satu banding satu triliun kemungkinan seseorang akan terluka akibat debris atau sampah antariksa yang jatuh ke Bumi.

Demikian pembahasan singkat tentang debris, atau lebih tepatnya space debris, bagaimana bisa sampai ke Bumi, dan seberapa bahayanya.

Tonton: Wall Street Menguat! Harapan Damai AS-Iran Picu Lonjakan Saham Global

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

×