Sumber: National Geographic,National Geographic | Editor: Arif Budianto
KONTAN.CO.ID - Fenomena astronomi akhir Januari 2026. Kira-kira akan ada pemandangan langit apa yang muncul di pekan terakhir bulan ini?
Pada pekan terakhir Januari 2026, pengamat langit dapat memantau fenomena astronomi yang berhubungan dengan planet, bintang, dan Bulan.
Melansir laman National Geograhic, Bulan yang memasuki fase sabit akan melintas dekat dengan gugusan bintang Pleiades.
Baca Juga: Ternyata Ini Urutan Planet Dengan Satelit Alami Terbanyak! Saturnus Mengungguli
Berdasarkan sudut pandang di beberapa wilayah di Bumi, fenomena ini tampak sebagai okultasi Bulan. Menurut definisi yang dikutip dari laman Observatorium Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), okultasi adalah fenomena astronomi yang terjadi ketika benda langit melintas di depan benda langit lainnya dari sudut pengamatan Bumi, sehingga menutupi sebagian atau seluruh cahaya benda di latar belakang tersebut.
Masih berhubungan dengan Bulan, fenomena yang terjadi di akhir Januari memungkinkan pengamat langit melihat satelit alami Bumi berdekatan dengan planet Jupiter.
Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut informasi terkait fenomena astronomi yang terjadi pada minggu ini. 
Baca Juga: Planet Terbesar di Tata Surya Adalah Jupiter, Ketahui Hal Menarik Planet Tersebut
Fenomena Astronomi Januari 2026 Pekan ini
Bulan Bertemu dengan Pleiades (27 Januari 2026)
Fase bulan sabit yang membesar akan melintas dekat gugusan bintang Pleiades pada malam tanggal 27 Januari.
Sayangnya, tidak semua pengamat bintang di belahan Bumi dapat memantau fenomena ini.
Para pengamat bintang di Amerika Serikat (AS) akan melihat keduanya berdekatan sepanjang malam, sedangkan di wilayah lain, seperti Eropa, Afrika utara, dan daerah sekitarnya dapat melihat okultasi Bulan yang sebenarnya. Disebut dengan okultasi karena Bulan melintas di beberapa bintang gugusan tersebut.
Meskipun Pleiades termasuk dalam gugusan bintang yang paling mudah terlihat di langit, pengamat membutuhkan alat bantu seperti teropong atau teleskop untuk meningkatkan keindahan pemandangan langit tersebut.
Baca Juga: Inilah Sebutan Benda Langit yang Mengelilingi Planet dan Jenisnya
Konjungsi Bulan-Jupiter (30-31 Januari 2026)
Mengakhiri Januari 2026 akan ada fenomena yang disebut dengan konjungsi Jupiter dan Bulan.
Sepanjang malam dari 30 hingga 31 Januari, Bulan sabit yang sedang membesar dan Jupiter akan bergerak berdekatan sepanjang malam.
Pengamat dapat memantau kedua benda langit tersebut tepat setelah Matahari terbenam di atas cakrawala timur.
Mereka berdua akan meluncur melintasi langit sepanjang senja dan pagi hari sebelum terbenam di arah barat laut saat Matahari terbit.
Tonton: Harga Emas Antam Berkilau Hari Ini (26 Januari 2026)
Selanjutnya: AS Ubah Strategi Global, China Bukan Lagi Fokus Utama Pertahanan
Menarik Dibaca: IHSG Diprediksi Konsolidatif, Ini 3 Rekomendasi Saham Uptrend Pekan Ini dari IPOT
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













