Sumber: CNES,Wikipedia | Editor: Arif Budianto
KONTAN.CO.ID - Pluto bukanlah planet di Tata Surya, ini penjelasan yang harus Anda ketahui.
Asal Anda tahu, Pluto awalnya dianggap sebagai planet di Tata Surya. Sama seperti planet pada umumnya, Pluto mengelilingi Matahari berdasarkan lintasannya.
Mengutip Wikipedia, Pluto ditemukan pada tahun 1930 dan pada saat itu dinyatakan sebagai planet kesembilan dari Matahari.
Namun, setelah 1992, status planetnya dipertanyakan setelah para astronom menemukan sabuk Kuiper.
Sabuk Kuiper adalah objek di luar Neptunus yang mencakup Pluto dan benda langit lainnya. 
Baca Juga: Mengapa Komet Memiliki Ekor dan Bercahaya? Ini Penjelasan yang Harus Anda Ketahui
Menurut laman Centre National d’Etudes Spatiales (CNES) atau Badan Antariksa Pemerintah Prancis menjelaskan bahwa Pluto telah diklasifikasikan ulang sebagai “planet kerdil,” kategori baru untuk benda-benda di Tata Surya yang berbeda dari delapan planet “sejati”.
Dalam Kongres IAU ke-26 di Praha, Republik Ceko, pada tahun 2006, planet didefinisikan sebagai benda berbentuk bola yang mengorbit hampir melingkari Matahari dan telah membersihkan lingkungan di sekitar orbitnya dari objek apa pun yang memungkinkan akan melintasinya.
Kondisi terakhir inilah yang menyebabkan Pluto gagal memenuhi statusnya sebagai planet.
Baca Juga: Benda Langit yang dapat Menghasilkan Cahaya adalah Bintang, ini Penjelasannya
IAU menciptakan dua kategori baru untuk mengklasifikasikan benda-benda langit selain delapan planet yang kita kenal, sebagai berikut:
Pluto telah diturunkan statusnya menjadi “planet kerdil”. Ini adalah objek berbentuk bola yang mengorbit Matahari dan belum membersihkan lingkungan di sekitar orbitnya.
Misalnya, asteroid Ceres dan Objek Sabuk Kuiper 2003 UB313 (juga disebut Xena) termasuk dalam kategori ini.
Objek-objek non-bola lainnya yang mengorbit Matahari dikategorikan sebagai “benda-benda kecil tata surya”. Sementara Bulan masih mempertahankan statusnya sebagai satelit alami Bumi.
Masih membahas tentang Pluto, benda langit ini selalu menjadi sesuatu yang berbeda.
Baca Juga: Neptunus Adalah Planet yang Terjauh dari Matahari, ini Penjelasannya
Statusnya tetap kontroversial selama bertahun-tahun karena ukurannya yang kecil dan orbit elipsnya yang sangat miring.
Diameter Pluto hanya 2.300 kilometer, jauh lebih kecil daripada Bulan.
Ia juga melintasi orbit Neptunus dalam perjalanan mengelilingi Matahari yang berlangsung selama 247 tahun Bumi.
Semua alasan inilah yang mempertanyakan status Pluto sebagai planet.
Tonton: MSCI Rombak Saham RI, INDF Turun Kelas dan Dua Emiten Terdepak
Selanjutnya: Resmi! Ini Jadwal, Syarat & Cara Pendaftaran Mudik Gratis 2026 di Jawa Tengah
Menarik Dibaca: Promo JSM Hypermart 13-16 Februari 2026, Aneka Biskuit Kaleng Diskon hingga 40%
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)