kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.045.000   -77.000   -2,47%
  • USD/IDR 16.945   43,00   0,25%
  • IDX 7.597   -343,19   -4,32%
  • KOMPAS100 1.058   -53,21   -4,79%
  • LQ45 772   -33,74   -4,19%
  • ISSI 269   -14,36   -5,07%
  • IDX30 410   -16,74   -3,92%
  • IDXHIDIV20 502   -16,83   -3,24%
  • IDX80 119   -5,83   -4,68%
  • IDXV30 136   -5,17   -3,67%
  • IDXQ30 132   -4,99   -3,64%
IPTEK /

Mengapa Bulan Berwarna Merah Saat Gerhana Bulan Total? Inilah Penjelasannya


Rabu, 04 Maret 2026 / 12:04 WIB
Mengapa Bulan Berwarna Merah Saat Gerhana Bulan Total? Inilah Penjelasannya

Sumber: NASA,Time and Date,Time and Date,BMKG | Editor: Arif Budianto

KONTAN.CO.ID - Selasa, 3 Maret 2026 pemandangan langit pada malam hari dihiasi dengan Gerhana Bulan Total. Saat mencapai puncaknya, Bulan terlihat berbeda dari biasanya.

Sang rembulan terlihat lebih cantik dari biasanya dengan warna merah yang merona. 

Karena itulah, penampakan Bulan saat Gerhana Bulan Total terkadang disebut sebagai Blood Moon atau Bulan Darah.

Baca Juga: Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026: Waktu yang Tepat untuk Mengamati dan Lama Durasi

Melansir laman NASA, saat fenomena Gerhana Bulan Total, Bulan tampak berwarna merah gelap atau oranye.

Hal ini disebabkan karena planet kita (Bumi) menghalangi sebagian besar cahaya Matahari yang menuju ke Bulan, dan cahaya yang mencapai permukaan Bulan telah disaring lapisan tebal atmosfer Bumi.

Mengutip laman Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), penjelasan lebih lanjutnya merupakan hasil dari hamburan Rayleigh di atmosfer Bumi.

Gerhana bulan merah super

Baca Juga: Cahaya Zodiak: Ini yang Harus Diketahui & Waktu Terbaik Melihat 'Fajar Semu'

Cahaya Matahari dengan panjang gelombang pendek (biru) tersebar, sementara cahaya dengan panjang gelombang panjang (merah) lolos ke permukaan Bumi.

Seperti yang sempat disebutkan sebelumnya, Gerhana Bulan Total identik dengan fenomena yang disebut dengan Blood Moon.

Mengutip laman Time and Date, Blood Moon sebenarnya merujuk pada tiga fenomena yang berbeda.

Baca Juga: Gerhana Bulan Total Maret 2026: Penjelasan yang Harus Anda Ketahui Sebelum Memantau

Yang pertama adalah Gerhana Bulan Total itu sendiri, kemudian Bulan Purnama atau Full Moon di bulan Oktober, dan Tetrad Moon (fenomena astronomi di mana satu dari empat Gerhana Bulan Total dalam rentang dua tahun).

Demikian pembahasan tentang mengapa Bulan berwarna merah saat Gerhana Bulan Total dan hal lainnya yang berkaitan dengan itu.

Akhir kata, semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan.

Tonton: Harga Emas Antam Anjlok Hari ini (4 Maret 2026)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

×