Sumber: NASA,Wikipedia | Editor: Arif Budianto
KONTAN.CO.ID - Nama lain bintang berekor adalah komet, inilah yang harus Anda ketahui tentang benda langit tersebut.
Mungkin sebagian orang mengenal benda langit yang satu ini dengan sebutan bintang berekor.
Mengutip laman NASA (science.nasa.gov), komet adalah sisa-sisa dari awal terbentuknya tata surya sekitar 4,6 miliar tahun yang lalu, dan sebagian besar terdiri dari es yang dilapisi material organik gelap.
Menurut laman Wikipedia, istilah komet sendiri berasal dari bahasa Yunani, kometes yang berarti rambut panjang.
Baca Juga: Langit Akhir Januari: Jangan Lewatkan Konjungsi Bulan-Jupiter! 
Meskipun disebut juga dengan istilah bintang berekor, sayangnya itu tidak tepat karena komet sama sekali bukan bintang.
Terlepas dari semua itu, komet memang memiliki ekor.
Baca Juga: Inilah Sebutan Benda Langit yang Mengelilingi Planet dan Jenisnya
Ekornya ini berasal dari bahan penyusun komet yang menguap membentuk kepala gas dan ekor.
Komet juga menjadi bagian dari sistem Tata Surya karena benda langit tersebut mengelilingi Matahari.
Koma atau ekor komet tercipta saat benda langit tersebut mendekati Matahari yaitu ketika sebagian inti meleleh menjadi gas.
Angin Matahari kemudian meniup gas tersebut sehingga menyerupai asap yang mengepul ke arah belakang kepala komet.
Komet inilah yang penampakannya terlihat bersinar dari Bumi.
Ekor komet tidak hanya satu, terkadang ada yang dua atau lebih.
Saat bersinar di langit, sebuah komet yang terang memiliki kepala dengan inti mirip bintang yang disebut nukleus.
Baca Juga: Ternyata Ini Urutan Planet Dengan Satelit Alami Terbanyak! Saturnus Mengungguli
Ekor komet panjangnya bisa mencapai 100 ribu km atau lebih.
Fakta menarik lainnya adalah ekor komet arahnya selalu menjauh dari Matahari.
Bagian ekor sebuah komet terdiri dari dua macam, yaitu ekor debu dan ekor gas.
Ekor debu tampak berbentuk lengkungan, sedangkan ekor gas berbentuk lurus.
Demikian pembahasan singkat tentang bintang berekor yang sebenarnya dikenal dengan komet. Meskipun istilahnya kurang tepat, komet memang memiliki ekor yang panjangnya mencapai lebih dari 100 ribu km.
Tonton: IHSG Ambruk 7,58%, Dekati Level Trading Halt BEI
Selanjutnya: Rupiah Terbang 6 Hari Saat Pasar Saham Justru Ambruk Hari Ini (28/1)
Menarik Dibaca: IHSG Anjlok, Ini Saham-saham Paling Banyak Dijual Asing di Sesi I (28/1)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













