kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.753   44,00   0,25%
  • IDX 6.525   7,36   0,11%
  • KOMPAS100 852   3,39   0,40%
  • LQ45 644   2,00   0,31%
  • ISSI 229   -0,13   -0,06%
  • IDX30 360   1,47   0,41%
  • IDXHIDIV20 443   4,53   1,03%
  • IDX80 97   0,33   0,34%
  • IDXV30 124   2,23   1,83%
  • IDXQ30 115   0,70   0,62%
IPTEK /

Supermoon Awal 2026 Disebut Wolf Moon, inilah Penjelasannya


Senin, 29 Desember 2025 / 16:18 WIB
Supermoon Awal 2026 Disebut Wolf Moon, inilah Penjelasannya
ILUSTRASI. Supermoon Awal 2026 Disebut Wolf Moon, inilah Penjelasannya

Sumber: Time and Date,Time and Date,Almanac | Editor: Arif Budianto

KONTAN.CO.ID - Supermoon akan terjadi pada Januari 2026, berikut penjelasan fenomena tersebut.

Awal tahun baru 2026 langit akan dihiasi fenomena astronomi Supermoon.

Segera memasuki bulan baru, satelit alami Bumi juga akan memasuki fase yang baru.

Baca Juga: Ilmuwan Ungkap Perbedaan Waktu di Planet Mars dan Bumi, Mana yang Lebih Cepat?

Mengutip laman Timeanddate, fase Full Moon akan terjadi pada 3 Januari 2026 pukul 10:02 (UTC), di wilayah Indonesia pukul 17:02 WIB.

Full Moon atau Bulan Purnama yang terjadi pada awal tahun 2026 ini bukan sekadar fase yang biasa.

Bulan Purnama yang terjadi pada awal tahun 2026 berada di perigee, titik terdekatnya dengan Bumi. Itulah yang menjadikan fenomena Full Moon ini menjadi Supermoon.

Penampakan Bulan di atas langit akan terlihat lebih besar dan lebih terang dari biasanya.

Menurut laman Almanac, penampakan Supermoon ini dapat dipantau dari cakrawala timur sekitar saat Matahari terbenam.

Menjelang tengah malam, Bulan Purnama akan bersinar terang dan bulat, berada di atas kepala.

Saat Matahari terbit, ia akan menghilang di cakrawala barat.

Fase-fase bulan

Baca Juga: Jupiter Akan Terlihat Lebih Terang Mulai Akhir Desember 2025 ini, Fenomena Apa?

Sebutan Bulan Purnama Januari

Bulan Purnama yang terjadi pada Januari adalah Wolf Moon atau Bulan Serigala.

Mengutip situs web Almanac, diperkirakan bahwa Wolf Moon Januari dikenal sebagai Bulan Serigala karena serigala lebih sering terdengar melolong pada waktu ini.

Secara tradisional diyakini bahwa serigala melolong karena kelaparan musim dingin, tetapi kita tahu sekarang bahwa itu tidak akurat.

Lolongan dan suara serigala lainnya terdengar di musim dingin untuk menemukan anggota kawanan, memperkuat ikatan sosial, menentukan wilayah, dan mengkoordinasikan perburuan.

Selain Wolf Moon, Purnama Januari juga dikenal dengan Center Moon, Cold Moon, Frost Exploding Moon, Freeze Up Moon, Severe Moon, Dakota Moon, Great Moon, Greetings Moon, dan Spirit Moon.

Baca Juga: Fenomena Astronomi Akhir Desember 2025, ada Apa Saja? Ini yang Harus Anda Ketahui

Kebanyakan nama bulan yang disebutkan digunakan oleh beberapa suku asli di Amerika Serikat dan Kanada.

Usai Purnama, Bulan akan memasuki fase yang disebut dengan Third Quarter pada 10 Januari 2026.

Tonton: Hampir Final, Perjanjian Tarif RI–AS Siap Diteken Prabowo–Trump Januari 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag

TERBARU
Terpopuler
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

×