Sumber: Royal Museums Greenwich,Time and Date,Time and Dat | Editor: Arif Budianto
KONTAN.CO.ID - Fenomena astronomi pekan ini oposisi Jupiter. Inilah penjelasan tentang fenomena tersebut.
Pemandangan langit pada pekan ini tidak hanya dihiasi dengan Bulan atau Bintang saja.
Anda juga dapat mengamati planet terbesar di Tata Surya, Jupiter.
Planet ke-5 dari Matahari ini nantinya bisa diamati menggunakan mata telanjang ketika berada pada posisi oposisi.
Apa si oposisi Jupiter, dan kapan kita bisa memantau penampakan planet tersebut?
Baca Juga: Mengenal Wolf Moon dan Penampakan Perdana Supermoon di Awal Tahun 2026
Yang Harus Anda Ketahui tentang Oposisi Jupiter

Seperti yang kita ketahui bersama, semua planet di Tata Surya mengorbit Matahari.
Mengutip laman Royal Museums Greenwich (RMG), pada titik-titik tertentu selama orbit ini, Bumi berada tepat di antara Matahari dan planet lain.
Pada posisi itulah planet dikatakan berada dalam posisi ‘oposisi’.
Dalam konteksnya, oposisi Jupiter berarti posisinya adalah Matahari-Jupiter-Bumi.
Baca Juga: Ilusi Bulan: Penjelasan Mengapa Bulan Tampak Besar di Cakrawala
Dari sudut pandang Bumi, Jupiter berada di sisi langit yang ‘berlawanan’ dengan Matahari.
Ketika Matahari terbenam di arah barat, Jupiter akan tampak di arah timur.
Catatan tambahan, hanya planet-planet yang berada jauh di Tata Surya daripada Bumi yang dapat berada dalam posisi oposisi.
Planet-planet tersebut adalah Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.
Karena Venus dan Merkurius lebih dekat ke Matahari daripada Bumi, mereka tidak akan pernah berada dalam oposisi.
Ketika planet berada di posisi oposisi, mereka akan terlihat di langit malam.
Selama oposisi, planet tampak paling besar dan paling terang, dan berada di atas cakrawala hampir sepanjang malam.
Baca Juga: Jadwal Fase Bulan Januari 2026: Amati Supermoon Awal Tahun
Kapan bisa mengamati oposisi Jupiter?
Berdasarkan laman Timeanddate, Jupiter akan berada di posisi oposisi pada 10 Januari 2026.
Jika Anda memantau dengan teropong yang cukup bagus, Anda juga dapat melihat empat Bulan planet tersebut yang ditemukan oleh Galileo pada tahun 1610.
Bagaimana menurut Anda, apakah oposisi Jupiter ini menarik untuk dinantikan sebagai fenomena astronomi pekan ini?
Tonton: Harga Emas Capai Puncak, Kenapa?
Selanjutnya: Panduan Bayar Pajak Kendaraan untuk Wilayah Sulawesi Utara
Menarik Dibaca: Promo Superindo Hari Ini Periode 5-8 Januari 2026, Es Krim Campina Box Diskon 40%
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













