kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%
IPTEK /

Fenomena Astronomi Konjungsi Bulan-Merkurius, Apa itu dan Kapan Bisa Memantau?


Rabu, 17 Desember 2025 / 14:15 WIB
Fenomena Astronomi Konjungsi Bulan-Merkurius, Apa itu dan Kapan Bisa Memantau?
ILUSTRASI. Fenomena Astronomi Konjungsi Bulan-Merkurius, Apa itu dan Kapan Bisa Memantau?

Sumber: Time and Date,Time and Date,Britannica | Editor: Arif Budianto

KONTAN.CO.ID - Fenomena astronomi konjungsi Bulan-Merkurius pada 17-18 Desember 2025, apa itu? Berikut penjelasannya.

Masih berada di pertengahan bulan Desember 2025, mungkin sebagian pengamat langit masih menunggu pemandangan menarik di atas langit.

Kabar baiknya, Anda dapat mengamati Bulan dan Merkurius secara bersamaan berkat fenomena ini.

Mengutip laman Timeanddate, konjungsi Bulan-Merkurius akan terjadi pada tanggal 17-18 Desember 2025.

Baca Juga: Fenomena Astronomi Pekan ini (15-21 Desember 2025): Ada Komet 3I/ATLAS dan Solstis

Planet Merkurius (sebelah kiri) dan Bumi (sebelah kanan)

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, fenomena langit ini akan memperlihatkan kenampakan planet Merkurius dan Bulan secara bersamaan dari sudut pandang Bumi.

Apa itu konjungsi?

Baca Juga: Setelah Geminid, Ursid Hiasi Langit Desember 2025: Catat Tanggalnya

Mengutip laman Britannica, konjungsi dalam astronomi adalah pertemuan atau perlintasan semu dua atau lebih benda langit.

Berdasarkan situs in-the-sky.org, Bulan dan Merkiuris akan memiliki asensi kanan yang sama, dengan Bulan melewati 6°09' di selatan Merkurius.

Masih dari sumber yang sama, dari Jakarta kedua benda langit itu akan terlihat di langit pada waktu fajar, tepatnya pukul 04:20 WIB dan akan berlangsung selama 1 jam 12 menit sebelum Matahari mencapai ketinggian 11 derajat di atas cakrawala sebelum menghilang dari pandangan saat fajar menyingsing sekitar pukul 05:13 WIB.

Jika mengamati menggunakan teleskop, kedua benda langit tersebut posisinya terpisah terlalu jauh untuk masuk dalam bidang pandang teleskop.

Namun, keduanya akan terlihat dengan mata telanjang. Keberadaan Bulan akan muncul di konstelasi Scorpius, sedangkan Merkurius di konstelasi Ophiuchus.

Bagaimana menurut Anda, apakah fenomena langit ini menarik untuk dinantikan?

Tonton: OJK Himbau Korban Scam Laporkan Cepat dalam 15 Menit ke IASC

Selanjutnya: Formula UMP 2026 Ditetapkan, Buruh KSPSI: Bisa Jadi Jalan Tengah

Menarik Dibaca: Saatnya Lebih Untung dengan Promo Gratis 3 Pizza Mania Favorit dari Domino’s Pizza

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag

TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×