Sumber: Time and Date | Editor: Arif Budianto
KONTAN.CO.ID - Hujan meteor berikutnya di tahun 2026 usai Eta Aquarids mencapai puncaknya.
Fenomena langit yang belum lama terjadi adalah hujan meteor. Melansir laman Timeanddate, hujan meteor Eta Aquarid mencapai puncaknya sekitar tanggal 5-6 Mei 2026, di mana waktu terbaik untuk mengamatinya adalah saat dini hari sebelum fajar.
Hujan meteor ini dapat diamati dari berbagai penjuru dunia, tetapi paling baik dilihat dari Belahan Bumi Selatan.
Baca Juga: Link Your Name In Landsat NASA, Ini Penjelasan dan Panduan Cara Menggunakannya
Sebagai info, meteor Eta Aquarid terletak di konstelasi atau rasi bintang Aquarius.
Pada puncaknya akan mencapai 10-30 meteor per jam jika diamati dari Belahan Bumi Utara, dan 50 meteor per jam di Belahan Bumi Selatan.
Bagi pengamat langit yang mungkin tidak sempat mengamati Eta Aquarids, ini bukanlah satu-satunya hujan meteor yang terjadi di tahun 2026.
Baca Juga: Fase Bulan Mei 2026: Purnama Terjadi Dua Kali, Berikut Waktu Terjadinya & Penjelasan
Hujan Meteor Berikutnya di Tahun 2026
Masih dari sumber yang sama, Perseid akan menjadi objek pemandangan langit yang akan muncul pada akhir Juli mendatang.
Hujan meteor ini terjadi setiap tahun antara tanggal 17 Juli dan 24 Agustus. Puncaknya kemungkinan terjadi sekitar tanggal 9-13 Agustus.
Perseid berasal dari puing-puing ruang angkasa komet Swift-Tuttle yang titik radiannya berasal dari arah rasi bintang Perseus. Oleh sebab itu dinamakan Perseid.
Saat mencapai puncaknya akan terlihat 60 hingga 100 meteor per jam jika diamati dari tempat yang gelap.
Apa yang menarik dari kemunculan meteor Perseid di tahun 2026?
Puncak Perseid yang terjadi pada tanggal 12-13 Agustus bertepatan dengan fenomena langit yang lainnya, yaitu Gerhana Matahari Total.
Dengan kata lain, pengamat langit bisa menyaksikan dua fenomena sekaligus yang terjadi di waktu yang sama.
Baca Juga: Fenomena Langit Mei 2026: Ada Hujan Meteor Hingga Blue Moon!
Bagaimana cara mengamati hujan meteor?
Jika Anda tertarik dengan fenomena langit ini, tidak ada peralatan khusus atau keahlian tertentu untuk menyaksikan hujan meteor.
Mengutip laman Timeanddate, berikut ini adalah beberapa tips untuk mengamati fenomena langit tersebut.
Cara melihat hujan meteor:
- Temukan lokasi yang jauh dari polusi cahaya, misalnya lampu di sekitar. Setelah menemukan lokasinya, Anda membutuhkan 15 hingga 20 menit agar mata terbiasa dengan kegelapan.
- Gunakan pakaian yang nyaman, malam hari biasanya akan lebih dingin, atau bila perlu bawa payung dan jas hujan untuk jaga-jaga jika hujan.
- Setelah menemukan tempat yang dirasa nyaman, Anda dapat melihat ke arah langit.
- Hujan meteor tampak berasal dari titik pancaran, tetapi meteor dapat muncul dari berbagai arah di langit.
Tonton: STIMULUS BARU EKONOMI, BEBAS PPN EV HINGGA BUNGA MURAH
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













